PESAWARAN(SB) – Pemerintah Desa Pampangan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2025 pada Kamis (21/7/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program pencegahan stunting sekaligus menyusun strategi percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pampangan, Iwan Marzuli, menyatakan bahwa upaya penanganan stunting memerlukan sinergi dari seluruh lapisan masyarakat, Senin(21/07/2025).
“Stunting adalah masalah multidimensi yang harus ditangani secara komprehensif. Melalui rembug stunting ini, kami ingin memastikan bahwa program intervensi gizi, pola asuh, dan sanitasi berjalan efektif di tingkat desa,” tegasnya.
Acara dihadiri oleh perangkat desa, kader posyandu, tim penggerak PKK, Pendamping Desa, serta perwakilan masyarakat. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
1. Evaluasi program stunting tahun sebelumnya
2. Identifikasi keluarga dengan balita berisiko stunting
3. Penguatan peran kader dan fasilitas kesehatan desa
4. Integrasi program stunting dalam pembangunan desa
“Kami akan memperkuat pendampingan kepada keluarga berisiko dan memastikan intervensi tepat sasaran, termasuk melalui pemanfaatan dana desa untuk program prioritas ini,” tambah Iwan Marzuli.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Desa Pampangan dalam mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting. Hasil pembahasan akan menjadi dasar penyusunan rencana aksi desa untuk semester berikutnya. (Re)